Mengatasi Laptop cepat panas dan mati sendiri

Anda setiap hari menggunakan laptop? Selamat berarti Anda seorang yang termasuk Smart Pintar dan Hebat. Setidaknya Anda mengikuti jaman semakin canggih ini bukan orang gaptek. Mari Kita sama-sama bersyukur terlebih dahulu telah di Anugerahi Hati Pikiran yang cerdas Oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Bagi Kita semua yang setiap harinya tidak lepas dari laptop sudah pasti terganggu dengan permasalahan laptop cepat panas dan khawatir dengan kondisi laptop mengoperasikan pun jadi tidak nyaman.

Apa penyebab laptop cepat panas? ada beberapa penyebab dan bisa jadi dari pertama beli belum pernah di service?

Tersumbatnya sirkulasi udara akibat debu yang menumpuk di antara sela-sela kipas dan heatsink pendingin prosesor sehingga udara yang dikeluarkan tidak maksimal. Apa lagi laptop dengan tambahan VGA Nvidia GeForce atau Ati Radeon kerja kipas dan heatsink semakin ekstra luar biasa untuk mendinginkan panas yang di timbulkan.
Sering kali Anda menggunakan laptop di atas kasur atau alas sejenisnya lubang ventilasi kipas dibawah laptop tersumbat mengakibatkan panas berlebihan. Lokasi ruangan selama pemakaian laptop berdebu ini juga kurang baik dampaknya. Khususnya pekerja di ruang terbuka  dipinggir jalan setiap hari debu masuk di sela-sela kipas heatsink. Memang tidak terasa sebulan dua bulan kalau sudah sampai berbulan-bulan baru muncul masalah.

Terdengar berisik pertanda ada kotoran yang menghambat putaran baling-baling kipas dan laptop cepat panas jika dibiarkan dapat menyebabkan laptop mati sendiri.

Ada dua macam suara bising kipas. Pertama karena semakin panas prosesor semakin kencang putaran kipas menyebabkan terdengar bising, seperti ini masih di ambang kewajaran. Terkecuali kipas berisik tetapi tidak mengeluarkan angin dari dalam laptop itu yang bermasalah perlu adanya tindakan service.

Cara mengatasi laptop panas dan mati sendiri. Alternatif cara yang mudah tanpa bongkar laptop tiup sekencang mungkin berulang-ulang di bagian keluar nya angin dari dalam laptop disitu lah debu menumpuk menyumbat keluar nya udara panas dari dalam laptop.

Atau Anda bisa menggunakan kompresor angin di bengkel sekalian service motor pinjam kompresor sebentar semprotkan di sela-sela pembuangan udara laptop. Semprotkan dari sisi kanan dan kiri bergantian (Lihat Ilustrasi gambar dibawah). Jangan terlalu kencang karena tekanan udara kompresor lumayan cukup kuat dapat mengakibatkan baling-baling kipas patah. Dikira-kira saja sampai keluar debu yang tadinya menggumpal jadi terurai dari dalam laptop. Jangan khawatir debu akan ikut keluar bersamaan tekanan balik udara yang di semprotkan kompresor.
Sebetulnya ini masalah sepele yang kadang orang tidak peduli. Laptop juga butuh di service minimal 6 bulan sekali paling lama 1 tahun sekali tergantung seberapa kotor laptop.

Meminimalisir kerusakan lebih parah akibat bongkar pasang sendiri lebih baik serahkan keahliannya tempat service laptop. Ada beberapa kasus akibat bongkar pasang sendiri laptop bukanya semakin baik malah mati total. Harga bongkar pasang, cleaning, tambah pasta prosesor, kurang lebih 250ribu harga tergantung daerah tempat tinggal Anda masing-masing. Laptop kembali bersih sirkulasi udara normal makai pun jadi nyaman.

Terimaskasih Klik berlangganan dibawah.

0 Response to "Mengatasi Laptop cepat panas dan mati sendiri"

Post a Comment

Disqus Shortname

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel