Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Teknik Dasar dan Proses Mengambil Keputusan Yang Perlu di Miliki Wirausahawan Muda

Pengertian dan Dasar Pengambilan Keputusan

Mengambil keputusan merupakan hal yang penting bagi seorang wirausahawan. Sebab wirausahawan harus dapat memutar otak dan akal dengan mengandalkan intuisi, ide kreatif, dan inovatif agar dapat menggunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk kemajuan usaha. 

Seorang wirausahawan dalam kegiatan sehari-hari mengambil keputusan dengan tingkat yang berbeda-beda. Ada keputusan yang tidak terlalu terpengaruh terhadap organisasi. Sebab itu wirausahawan harus hati-hati dan bijaksana dalam tindakannya.

Secara garis besar, keputusan digolongkan ke dalam:

1. Keputusan Rutin

Keputusan yang bersifat rutin dan berulang-ulang dan biasanya telah dikembangkan cara tertentu untuk mengendalikannya. 

Contoh: Penyusunan APBD oleh pemerintah.

2. Keputusan Tidak Rutin

Keputusan yang diambil pada saat-saat khusus dan tidak bersifat rutin. 

Contoh: wirausahawan yang membuka cabang diluar kota harus mempertimbangkan bagaimana lokasinya, SDM, dan lain lain. 

Dalam pengambilan keputusan baik yang bersifat rutin maupun tidak rutin, didasarkan pada dua metode yaitu, Metode Tradisional Dalam metode ini, pengambilan keputusan berdasarkan pada intuisi dan kebiasaan. Metode Modern dimana pengambilan keputusan didasarkan pada perhitungan matematis dan penggunaan instrumen yang bersifat modern, seperti komputer dan penghitungan statistik.

Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan 

Adapun faktor dan pertimbangan dalam membuat keputusan akhir wirausahawan dalam mengelola bisnisnya sebagai berikut:

1. Ukuran dan kompleksitas bisnis
2. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis. 
3. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi sistem
4. Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk berbagai jenis sistem dan fasilitas latihan yang tersedia.
5. Jumlah transaksi yang harus dioperasi. 
6. Faktor-faktor keuangan.

Sukses usaha bisnis tergantung pada pemanfaatan sumber daya uang, pelanggan, harta fisik, sumber daya manusia, dan waktu yang dipergunakan. Selanjutnya kepribadian dan sikap seorang wirausahawan dalam melaksanakan keputusan dapat mempengaruhi hasil akhirnya. Sekali sebuah keputusan telah diambil, hendaknya jangan ragu-ragu di dalam menerapkannya. 

Berikutnya mengenai faktor-faktor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah sebagai berikut.

1. Faktor Membuat Keputusan 

Di dalam membuat keputusan, perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. 

a. Faktor Orang 

Dalam membuat keputusan, perlu diperhatikan dan dipertimbangkan orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan.

b. Faktor Psikologis

Perlu memperhatikan dan mempertimbangkan faktor psikologis baik terasa maupun tidak terasa, misal:emosional, pikiran, perasaan, kekecewaan, dan seterusnya.

c. Faktor fisik 

Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental. Maka dari itu, di dalam membuat keputusan perlu diwujudkan kearah tindakan fisik. 

d. Faktor sasaran 

Dalam membuat keputusan harus memperhatikan dan mendorong arah usaha atau bisnis dalam rangka pencapaian sasaran yang sudah ditetapkan wirausahawan.

e. Faktor waktu 

Di dalam membuat keputusan, waktu yang efektif dan efisien harus cukup untuk menganalisis data-data dan permasalahannya. 

f. Faktor pelaksanaan 

Faktor pelaksanaan merupakan follow-up setiap keputusan yang di ambil. Selanjutnya perlu diingat pula bahwa setiap keputusan akan menimbulkan suatu rangkaian tindakan didalam membuat keputusan.

2. Pertimbangan Membuat Keputusan 

Pertimbangan-pertimbangan dalam membuat keputusan didasarkan atas beberapa hal sebagai berikut:

a.  Keputusan yang akan diambil

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam membuat keputusan antara lain
1. Manfaatnya
2. Pelaksanaannya
3. Orang-orangnya

b. Tindakan-tindakan 

Tindakan dalam mengambil keputusan sebagai berikut.
1. Menilai data-data
2. Memilih data-data
3. Konsekuensi pilihan 
4. Tindakan pelaksanaan 

Macam-macam Keputusan 

Menurut bidangnya dalam usaha ada beberapa tips keputusan yaitu. 

1. Keputusan Produksi

Keputusan prosuksi berhubungan dengan
a. Luasnya perusahaan
b. Susunan (lay out) Perusahaan 
c. Lokasi perusahaan 
d. Metode Produksi 
e. Pembayaran gaji dan upah

2. Keputusan Penjualan 

Keputusan penjualan berhubungan dengan
a. Lokasi kantor penjual
b. Riset pemasaran 
c. Saluran pemasaran 
d. Jenis dan luasnya reklame
e. Metode bidang penjualan, dan sebagainya

3. Keputusan Permodalan

Keutusan permodalan berhubungan dengan
a. Struktur modal
b. Usaha modal baru
c. Syarat-syarat kredit
d. Rencana permodalan kembali
e. Likuidasi, dan sebagainya 

4. Keputusan Kepegawaian 

Keputusan kepegawaian berhubungan dengan
a. Sumber-sumber tenaga kerja
b. Teknik seleksi dan wawancara
c. Analisis pekerjaan dan evaluasi
d. Jenis pelatihan dan pendidikan 
e. Keselamatan kerja dan kesejahteraan, dan sebagainya 

Keputusan yang diambil oleh seorang wirausahawan hendaknya tidak semata-mata didasarkan atas kepentingan pribadi. Seorang wirausahawan yanh efektif dan efisien dapat mengambil keputusan dengan sebaik-baiknya apabila didasarkan pada berbagai dialog antara pandangan-pandangan berbeda. Setelah keputusan dibuat dan semua alternatif telah dijajaki, serta resiko untung rugi sudah di pertimbangkan, maka selanjutnya membangkitkan keberanian untuk memutuskan suatu tujuan. 

Dasar dan Teknik Membuat Keputusan

Dasar dan teknik membuat keputusan adalah sebagai berikut:

1. Intuisi 

Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuat keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan tersebut. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh pengetahuan, latihan-latihan, serta pengalamannya.
Adapun keuntungannya:
a. Keputusan dapat dibuat cepat
b. Diutamakan yang paling pengting
c. Dipergunakan kemampuan cara membuatnya.

2. Fakta

Pembuatan keputusan berdasarkan fakta merupakan pembuatan keputusan yang paling baik dan meyakinkan. 
Adapun fakta-fakta tersebut:
a. Perlu diusahakan sebaik-baiknya
b. Perlu di selidiki dengan teliti
c. Perlu di klasifikasi dengan tepat
d. Perlu ditafsirkan dengan hati-hati

3. Pengalaman 

Pengalaman merupakan guru yang akan memberikan petunjuk atau pedoman bagaimana wirausahawan membuat keputusan, agar ditaati dan dilaksanakan sebagai mestinya. Pengalaman seorang wirausahawan didalam mengelola bisnisnya antara lain:
a. Pengalaman berupa sikap atau nilai
b. Pengalaman berupa pengetahuan 
c. Pengalaman berupa keterampilan 

4. Keterampilan 

Ada beberapa yang perlu digarisbawahi dalam membuat keputusan dengan jalan sebagai berikut.
a. Mengenali diri sendiri 
b. Melatih kemauan
c. Mslatih disiplin

5. Authority (Kekuasaan)

Disini kebanyakan pembuatan keputusan didasarkan atas otoritas si pembuat keputusan.
Keputusan yang dibuat dipengaruhi dan berpedoman pada:
a. Undang-undang
b. Peraturan-peraturan
c. Hak milik
d. Status
Adapun kelebihan dan kekurangan ksputusan berdasarkan authority sebagai berikut.

a. Kelebihan 
1) cepat di terima 
2) otentik
3) bersifat permanen

b. Kekurangan 
1) Terlampui rutin dan akan menjurus kepada praktik diktator
2) Kemungkinan fakta-fakta yang ada kurang di evaluasi 

Proses Pengambilan Keputusan 

Langkah sistematis yang harus dilakukan dalam proses pengambilan keputusan adalah sebagai berikut.
1. Mengidentifikasi atau mengenali masalah-masalah yang dihadapi.
2. Mencari alternatif Perusahaan bagi masalah yang dihadapi.
3. Memilih alternatif yang paling efiien dan efektif untuk memecahkan masalah.
4. Melaksanakan alternatif tersebut.
5. Mengevaluasi apakah alternatif yang dilaksanakan berhasil dan sesuai dengan yang diharapkan.

Berikut ini merupakan penjabaran proses pengambilan keputusan.

1. Mengidentifikasi Masalah 

Pengambilan keputusan pada dasarnya adalah proses pemecahan masalah yang menghalangi tercapainya tujuan. Agar masalah dapat dipecahkan, terlebih dahulu harus dikenal apa masalahnya.

2. Mencari Alternatif Pemecahan

Setelah masalah dikenali, maka dapat dilakukan pencarian pada alternatif-alternatif yanv mungkin dapat memecahkan masalah yang dihadapi. Alternatif yang disusun berurutan dari yang paling diinginkan sampai yang tidak diinginkan.

3. Memilih Alternatif 

Sebelum menjatuhlan pilihan pada sebuah alternatif, ajukan pertanyaan untuk tiap-tiap alternatif.
a. Apakah pemecahan yang diberikan bersifat logis? 
b. Apakah pemecahan yang diberikan dapat dilaksanakan.
c.  Apa dampak yang timbul dari pelakssnaan pemecahan tersebut.

4. Pelaksanaan Alternatif 

Setelah alternatif dipilih, tibalah saatnya melaksanakannya kedalam bentuk tindakan. Pelaksanaan harus dengan sesuai dengan rencana agar tujuan memecahkan masalah tercapai.

5. Evaluasi 

Bila langkah-langkah pelaksanaan telah dilakukan dengan benar tetapi hasil yang dicapai tidak maksimal, sudah waktunya mempertimbangkan kembali pemilihan alternatif lainnya. Tidak maksimal hasil yang dicapai mungkin terjadi karena pengaruh negatif potensial benar-benar terjadi, atau mungkin pengaruh negatif yang tadinya tidak diperkirakan.